|1| BERITA TIDAK TERDUGA
Pagi ini matahari terbit dari timur seperti biasa. Tetapi ada yang aneh hari ini, tidak biasanya ada surat kabar di halaman rumah kami. Dari mana surat kabar ini berasal? Kami sudah lama tidak berlangganan surat kabar. Reyza mengambil surat kabar tersebut dan melihat halaman pertamanya, matanya langsung terfokus pada tanggal penerbitan dan nama Leana yang tercantum di surat kabar tersebut, karena itu nama pacarnya Leana Andhira, namanya sama persis. Foto yang ada di berita itu juga mirip dengan Reyza dan Leana, hanya saja terlihat lebih tua.
Perlahan-lahan Reyza membaca berita tersebut, menurut berita ini Leana Andhira tewas dibunuh oleh sang suami yang bernama Reyza Pratama. Setelah membaca berita tersebut Reyza merasa kesal, dia berpikir ada orang iseng yang sengaja mengirim surat kabar itu untuk membuatnya emosi. Reyza yakin bahwa ini perbuatan orang iseng, karena dirinya di masa depan tidak akan berbuat kejam kepada orang yang dia cintai. Walaupun begitu Reyza tetap kepikiran dengan surat kabar tersebut, dia penasaran dengan pengirimnya dan mengapa orang itu mengirim hal seperti ini kepadanya.
Tiba-tiba ada kucing hitam lewat di depan Reyza yang membuat dia kaget dan Reyza pun berhenti memikirkan surat kabar itu. Reyza yakin masa depan dia dan Leana akan baik-baik saja. Reyza pun menyimpan surat kabar tersebut ke dalam tas, dan pergi ke kampus.
Berjalan di koridor kampus mengingatkan Reyza dengan surat kabar tadi, dia masih penasaran dari mana asal surat kabar tersebut, dan kenapa tanggalnya 12 Juli 2039. Apa benar itu dari masa depan, tapi tidak mungkin Reyza yang berumur 39 tahun akan membunuh istrinya sendiri dan seharusnya surat kabar di masa depan tidak seperti ini, pasti bentuknya lebih keren atau menggunakan teknologi canggih.
“Reyzaaa!” Mendengar panggilan itu, Reyza menengok ke belakang. Dia pun kaget melihat wajah Leana begitu dekat dengan wajahnya dan berkata, “Dasar cewekku ini, mau bikin cowoknya serangan jantung ya” ucap Reyza. Dengan tampang kesal, Leana menjawab, “Dari tadi aku panggil kamu enggak jawab, jadi sekalian saja aku teriak. Kamu itu lagi mikir apa sih sampai melamun kayak gitu?”
"Aku harus jawab apa ya, aku engga mau kasih lihat Leana surat kabar itu, apa aku bilang aja ya kalau isi berita itu mimpi aku, kayaknya gitu aja deh." ucap Reyza dalam hati. Setelah itu, dia berkata kepada Leana, “Aku kemarin malam mimpi kamu meninggal dibunuh oleh seseorang, karena mimpi itu aku jadi kepikiran, bagaimana kalau aku kehilangan kamu.”
Bulu tangan Leana seketika merinding mendengar hal tersebut. “Mimpi kamu seram banget, kamu pasti habis menonton film thriller, jadinya mimpi yang aneh-aneh. Sudah engga usah dipikirin, itu cuman mimpi, lagipula ada kamu yang jagain aku” ucap Leana berusaha membuat Reyza tenang.
Andai saja kalau bukan Reyza pembunuhnya pasti kalimat itu bisa menghibur pikirannya. “Aku belum tentu ada di samping kamu terus, sayang. Kamu harus bisa jaga diri sendiri, belajar bela diri kalau perlu! Jadi enggak ada orang yang bisa menyakiti kamu, termasuk aku” ucap Reyza khawatir. Dalam pikiran Reyza, ini ide yang bagus agar Leana dapat melindungi diri sendiri jika ada orang jahat.
Leana membalas perkataan Reyza “Kamu hari ini kenapa sih, beb? Itu cuman mimpi, jangan dibawa serius.” Mendengar ucapan Leana, Reyza mengeluh dalam hati, "Padahal aku khawatir tapi dia malah menyepelekan." Reyza pun membalas perkataan Leana “Enggak ada salahnya kamu belajar bela diri! Pulang kuliah, kita cari tempat les.”
“Tempat les?” Leana kebingungan. “Les bela diri maksud aku. Kamu mau belajar bela diri apa?” ucap Reyza. Leana tertawa, dia merasa lucu dengan pikiran Reyza saat ini dan menjawab, “Terserah kamu saja deh.”
|2| SIAPA PELAKUNYA?