Wedding Preparation, Ready or Not?!


Wedding Preparation, Ready or Not?!

Hello, aku mau share persiapan wedding aku buat para brides-to-be. Semoga bermanfaat ya!



Waktu selalu berjalan dengan kecepatan yang sama tidak melambat atau mencepat. Jadi sebelum masuk ke masa persiapan untuk menikah, tanya hal ini terlebih dahulu, "Apakah kamu sudah siap untuk menikah dan menghabiskan sisa hidupmu bersama dia untuk selama-lamanya?" Jika sudah yakin maka jangan mengulur waktu karena waktu tidak melambat tetapi jika masih ragu kamu boleh berpikir sejenak karena waktu masih berjalan dengan kecepatan yang sama. Jangan lupa juga untuk mengecek tabungan, apakah sudah cukup untuk menikah dan berkeluarga karena banyak hal tidak terduga.

Apakah hati dan tabungan para brides-to-be sudah siap? Jika sudah siap kita lanjut ya! 😍

#1 Komunikasi dengan pasangan dan keluarga

  • Buat estimasi budget yang diinginkan dengan pasangan

        Ini yang paling pertama aku dan cowokku buat, supaya anggaran wedding tidak melebihi 

        tabungan/budget yang sudah disiapkan. Mempermudah kita juga untuk meyakinkan 

        orang tua bahwa kita sudah siap untuk menikah.     

  • Minta ijin ke orang tua buat menikah

        Tahap ini bikin perut mulas dan deg-deganjadi sebelum ketemu orang tua lebih baik 

        kita sudah tahu apa saja yang mau dibicarakan. Walaupun hal ini perlu dibicarakan 

        panjang kali lebar tetapi tetap saja restu orang tua penting untuk pernikahan yang bahagia.

  • Bicara dengan pasangan dan orang tua untuk memilih tanggal menikah

        Tanggal menikah juga perlu dibicarakan dengan orang tua, supaya cocok dengan jadwal 

        mereka. Terkadang ada juga orang tua yang ingin memilih tanggal berdasarkan 

        keberuntungan tanggal tersebut.

#2 Memilih venue 

  • Buat daftar venue yang diinginkan

        Dalam hal ini, internet sangat membantu, ada dua website yang aku kunjungi yaitu 

        weddingku.com dan bridestory.comAku jadi tahu venue yang ada di daerah sekitarku, 

        kemudian aku filter berdasarkan lokasi, interior, dan review.   

  • Menghubungi venue

        Tanya apakah tanggal yang diinginkan masih available dan minta wedding package/pricelist.

  • Survey

        Setelah tanggal dan package sudah cocok, kita pergi survey ke venue tersebut untuk 

        memastikan lokasinya tidak jauh dan tidak macet, interiornya sesuai dengan gambar, serta 

        syarat dan ketentuan wedding terutama pada masa pandemi.


#3 Memilih vendor

  • Searching

        Aku cari melalui Instagram supaya dapat melihat hasil kerja vendor tersebut dari post, story, 

        dan tagged foto. Kita juga bisa tahu vendor yang pernah dipakai teman kita dari tagged foto 

        dan minta honest review mereka mengenai vendor tersebut. Aku juga menghubungi 

        teman-temanku yang sudah menikah atau teman yang punya kenalan vendor, biasanya vendor 

        yang direkomendasiin teman lebih dapat dipercaya dan suka dapat special price.

  • Menghubungi vendor

        Tanya apakah tanggal yang diinginkan masih available dan minta package/pricelist.   

  • Minta ketemuan

        Kalau merasa sudah cocok, minta vendor untuk ketemuan supaya kita tahu orangnya seperti apa, 

        kantornya dimana, detail package, dan cara pembayaran. Mungkin untuk lebih lengkap, aku akan 

        buat review vendor yang sudah ketemuan di artikel selanjutnya, ditunggu ya! 😄

List vendors that you need: catering, decor, gown, groom's suit, makeup artist, hair do, photo/video, wedding organizer, entertainment, invitation, wedding cake, wedding car, souvenir, dan wedding ring.


#4 Working with vendors

  • Brainstorming the concept

        Membicarakan konsep nikah yang sudah kamu research dengan vendor. Setelah itu, vendor akan 

        menjelaskan apa saja yang mungkin terealisasi dan bersama-sama mencari titik tengah. 

        Ingat untuk tetap tenang dan enjoy ya! 😁 

  • Penerapan konsep

        Sebelumnya periksa terlebih dahulu apakah vendor sudah mengerjakannya sesuai dengan konsep 

        yang disepakati karena ada beberapa vendor yang hasilnya tidak sesuai atau tiba-tiba mengubah 

        kesepakatan. 


#5 Rumah

Setelah menikah pasti butuh rumah dong, jadi perlu persiapan juga untuk membeli/menyewa rumah. Semangat! 

  • Searching

        Aku cari rumah berdasarkan lokasi, interior, dan cara pembayaran. Kalau sekarang cari rumah bisa 

        lewat internet jadi lebih gampang, banyak website seperti rumah.com dan rumah123.com, kita 

        jadi bisa tahu kisaran harga rumah yang diinginkan dan interiornya seperti apa. Kamu juga bisa 

        mencari kontak developer yang menjual rumah melalui internet dan minta nomor sales resmi. 

        Kelebihan beli rumah di developer, DP bisa dicicil, rumah masih baru, letak atau nomor rumah 

        bisa dipilih, dan terkadang dapat bonus.   

  • Survey

        Ajak penjual untuk melihat rumah supaya kita bisa tahu interiornya sesuai dengan gambar atau 

        tidak, periksa air dan listriknya bermasalah atau tidak, letak rumahnya bagus atau tidak, 

        dan sebagainya.   

  • Dealing

        Sebelum deal, baca kontraknya dengan teliti, terutama pada cara pembayaran, sertifikat rumah, 

        dan ketentuan-ketentuan lainnya. Periksa apakah ada hal yang tidak kita ketahui atau yang tidak 

        sesuai dengan kesepakatan.


Yey wedding preparationnya selesai! 🥰

Banyak yang bisa kita pelajari dari persiapan ini, misalnya cara dealing sama orang, menerima dan menyampaikan pendapat, mengatasi masalah bersama pasangan, dan sebagainya. Terutama buat aku, banyak hal-hal yang baru aku ketahui dan semoga pengalaman ini bisa jadi bekal aku dalam berkeluarga.

0

SAVE  •   •  REPORT


0 Comments

Please LOGIN to comment